Apa itu Margin?
Sederhananya, margin adalah sejumlah dana yang perlu Anda setorkan terlebih dahulu sebelum membuka transaksi, sebagai jaminan untuk memenuhi kewajiban atau menanggung risiko.
Dalam transaksi keuangan (seperti forex, logam mulia, CFD, dan lain-lain):
Margin = Uang jaminan untuk membuka posisi
Dalam trading dengan leverage, Anda tidak perlu membayar nilai kontrak secara penuh. Anda hanya perlu menyetor persentase tertentu sebagai margin untuk melakukan transaksi dengan nilai yang lebih besar.
Cara Menghitung Margin
Pasangan Mata Uang
- Pasangan dengan Kuotasi Tidak Langsung (misalnya USDJPY)
Rumus Perhitungan:
Margin = Ukuran Kontrak × Jumlah Lot ÷ Leverage - Pasangan dengan Kuotasi Langsung (misalnya EURUSD)
Rumus Perhitungan:
Margin = Ukuran Kontrak × Jumlah Lot × Harga Saat Ini ÷ Leverage - Pasangan Cross (misalnya AUDCHF)
Jika USD berada di belakang:
Margin = Ukuran Kontrak × Jumlah Lot × Kurs USD untuk mata uang dasar ÷ Leverage
Jika USD berada di depan:
Margin = Ukuran Kontrak × Jumlah Lot ÷ Kurs USD untuk mata uang dasar ÷ Leverage
Indeks
- Jika mata uang margin adalah USD:
Margin = Ukuran Kontrak × Jumlah Lot × Harga Saat Ini ÷ Leverage - Jika mata uang margin adalah mata uang lainnya:
- Jika USD berada di belakang:
Margin = Ukuran Kontrak × Jumlah Lot × Harga Saat Ini ÷ Leverage × Kurs USD - Jika USD berada di depan:
Margin = Ukuran Kontrak × Jumlah Lot × Harga Saat Ini ÷ Leverage ÷ Kurs USD
- Jika USD berada di belakang:
Mengapa Cara Perhitungannya Berbeda?
Dalam trading forex, mata uang di sebelah kiri adalah “Base Currency”, sedangkan mata uang di sebelah kanan adalah “Quote Currency.”
Perhitungan margin akan berbeda tergantung pada pasangan mata uang yang diperdagangkan dan format kuotasinya (apakah USD berada di depan atau di belakang).
Karena itu, sistem akan secara otomatis menghitung margin yang dibutuhkan berdasarkan mata uang dasar akun Anda dan instrumen yang diperdagangkan.